2001
2001 :

Politeknik Informatika Del menjadi lembaga pendidikan pertama yang berdiri di bawah naungan Yayasan Del.

Share:
2005
2005

Peresmian kampus Politeknik Informatika Del oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Share:
2007
2007 :

Di bawah naungan Yayasan Del dalam program pendidikan, Sekolah NOAH didirikan dengan membuka tingkat Playgroup, Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

Share:
2012
2012 :

Dalam program pendidikan, SMA Unggul Del didirikan untuk menyediakan akses pendidikan menengah atas yang berkualitas bagi masyarakat di sekitar lokasi sekolah.

Share:
2013
2013 :

Politeknik Informatika Del (PI Del) mengembangkan fungsi akademiknya menjadi Institut Teknologi Del (IT Del) pada tanggal 5 Juli, dengan program Sarjana, Diploma IV, dan Diploma III.

Share:
2013 :

Rumah Faye didirikan di Jakarta, sebagai lembaga non-profit yang bergerak dalam upaya melindungi dan membebaskan anak Indonesia dari kejahatan perdagangan manusia, kekerasan dan eksploitasi terhadap anak.

Share:
2016
2016 :

Sekolah NOAH berkembang dengan mendirikan tingkat Sekolah Menengah (SMP).

Share:
2016 :

Melihat Batam yang kerap dijadikan lokasi eksploitasi perdagangan anak terbanyak dan jalur pintu masuk eksploitasi anak hingga ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, Rumah Faye mendirikan ‘rumah aman’ di Batam.

Share:
2018
2018 :

Resmi mengudara dalam format media streaming di tanggal 28 September dengan tagline ‘connecting you to tobasa’, Radio DEL FM mengemas potensi Toba Samosir di bidang pariwisata, sosial dan budaya dengan konsep program edutainment (education & entertainment).

Share:
2018 :

Sebagai debut pertamanya, program budaya di bawah naungan Yayasan Del, Tobatenun menyelenggarakan pameran Ulos di Museum Tekstil Jakarta, bertajuk ‘Ulos, Hangoluan & Tondi’, tentang fase kehidupan masyarakat Batak dilengkapi instalasi sentuhan kreatif.

Share:
2019
2019 :

Yayasan Del menyelenggarakan kompetisi paduan suara anak bertajuk ‘Senandung Untuk Bumi’ pada tanggal 26 Oktober. Tema ‘Senandung Untuk Bumi’ diambil untuk sekaligus mendidik anak-anak agar mulai membiasakan diri menjaga lingkungan.

Share:
2019 :

Radio Del FM meluncurkan aplikasi melalui platform android untuk menjangkau audiens yang lebih luas di tanggal 16 Desember.

Share:
2020
Informasi Penerimaan Siswa Baru (PSB) Angkatan IX SMA Unggul Del Tahun 2020 – SMA Unggul Del

INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU SMA UNGGUL DEL 2020

SMA UNGGUL DEL MEMBUKA PENDAFTARAN SISWA untuk Tahun 2020!
Berlandaskan prinsip hidup Yayasan Del, MarTuhan, Marroha dan Marbisuk, membuat SMA Unggul Del selalu berhasil menciptakan generasi muda yang berprestasi dengan karakter mulia yang kuat.

Berikut informasi lengkap seputar PENERIMAAN SISWA BARU SMA Unggul Del yang dapat diakses melalui http://psb.smadel.sch.id/ dan halaman facebook SMA Unggul Del.

1. Model soal seleksi akademik PSB SMA Unggul Del Tahun 2020

2. Kisi-kisi lengkap dapat dilihat pada halaman facebook SMA Unggul Del

3. Informasi Denah dan Alokasi Ruangan Ujian

 

“A Noble School for a Noble Winner”

 

 

Sumber

Share:
Wujudkan Mimpi Jadi Penyiar, Anak- Anak Muda Antusias Ikuti DEL FM Squad Hunt 2020

Dunia penyiaran khususnya bidang radio memang punya daya tarik sendiri jika dibandingkan dengan media lainnya. Radio punya segmentasi sendiri yang tidak bisa digeser begitu saja. Hal ini yang coba terus digali oleh Del FM, radio anak muda yang mengusung tagline ‘connecting you to Tobasa ini. Seperti dijelaskan oleh Riki M. Eikal selaku program director Del FM bahwa anak muda di Tobasa dan sekitarnya tidak kalah berbakat jika dibandingkan dengan anak muda di kota besar. Itu alasan kenapa Del FM ingin menjaring anak-anak muda berbakat di bidang penyiaran dari berbagai daerah melalui sebuah audisi yang diberi nama Del FM Squad Hunt (DSH) 2020.“Banyak talenta luar biasa dari anak muda di Tobasa dan sekitarnya yang tidak kalah dengan anak muda kota besar. Disinilah DEL FM hadir sebagai radio anak muda Tobasa ingin mencari bakat-bakat muda tersebut dengan mengadakan DSH 2020,” ujarnya.
Memasuki tahun ke-3, DSH yang diadakan di Hutanta Coffee, Sabtu (22/02/2020) kemarin diikuti oleh puluhan peserta. Mulai dari pagi hari, satu per satu dari mereka menunjukkan kemampuan layaknya penyiar profesional. Ternyata banyak yang berbakat dan punya suara bagus atau biasa dikenal radio voice. Selain siaran, para peserta juga ditantang unjuk bakat dan pengetahuannya tentang informasi terbaru. Seperti diketahui, bukan cuma bisa ‘cuap- cuap’ penyiar juga harus pintar, agar apa yang disampaikannya bisa dipahami dengan baik oleh pendengarnya.“Audisi penyiar ini tidak semata-mata hanya mencari anak muda yang pandai berbicara, namun juga kami mencari anak muda dengan prestasi dibidangnya dan mempunyai wawasan luas khusunya seputar wisata & budaya, sesuai dengan fokus radio DEL FM. Para pemenang DSH kategori umum dan pelajar nantinya akan mengikuti masa training sebelum siap mengudara. Tunggu kehadiran mereka di frekuensi 92.4 DEL FM”, tambahnya.
Setelah melewati penilaian oleh dewan juri yang diwakili oleh Riki M. Eikal, program director Del FM dan Iwan Dwi selaku konsultan radio dari Jakarta, didapatlah 2 pemenang untuk masing-masing kategori, umum maupun pelajar. Adapun pemenangnya ialah:Hal unik lainnya, dari puluhan peserta yang ikut ternyata ada peserta DSH 2018 yang ikut mencoba lagi di tahun ini. Namanya Dennis Tambunan. Meski gagal menjadi dua terbaik, Dennis berhasil masuk dalam daftar peserta training yang akan kembali digelar sebagai lanjutan dari kegiatan ini.Untuk diketahui, tahun 2018 adalah tahun pertama DSH digelar. Lewat kegiatan tersebut, berhasil ditemukan bakat-bakat baru yang kini sudah bergabung di Del FM Squad dan berkarya di Del FM sampai hari ini, seperti Nom-nom dan Elvi, penyiar program In Del Morning dan Sondang Sirait, penyiar program Del Night Show. Khusus DSH 2019, Del FM melakukan audisi tertutup bagi siswa/i dari IT DEL maupun SMA Unggul Del. Hasilnya Karen Tiara dipilih menjadi penyiar program Kede Naposo, khusus weekend.
Sumber

Share:
PENDAFTARAN MAHASISWA BARU INSTITUT TEKNOLOGI DEL 2020/2021 Gelombang 2

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU

INSTITUT TEKNOLOGI DEL 2020/2021 Gelombang 2

 

Pendaftaran dimulai dari tanggal 24 Februari 2020 hingga 11 April 2020. Materi tes meliputi subjek Matematika, Bahasa Inggris serta TPA (Tes Potensi Akademik).

Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung setiap Senin – Jumat pukul 08.00 – 17.00, di Medan, Biro Rektorat Universitas HKBP Nommensen, Jl. Sutomo No.4A , Medan, Sumatera Utara, serta di Jakarta di Kantor Yayasan Del, The East Building Lantai 2, Suite 07, Jl. Lingkar Mega Kuningan E.3.2 No.1 Jakarta Selatan.

Pendaftaran secara online bisa dilakukan dengan mengakses spmb.del.ac.id

Sumber

 

Share:
Penandatanganan Kerjasama Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Danau Toba di Kampus IT Del

Disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) RI, Luhut Binsar Pandjaitan, Pusat Keunggulan Belanda dalam bidang Hiburan, Pariwisata dan Perhotelan (CELTH) menandatangani nota kesepahaman dengan Institut Teknologi (IT) DEL mengenai pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Penandatangan ini dilakukan dalam rangkaian acara seminar tentang pariwisata berkelanjutan dan kualitas air di Danau Toba yang diselenggarakan di IT DEL, kemarin (12/3). Seminar ini juga dihadiri oleh Raja dan Ratu Belanda sebagai bagian dari program kunjungan kenegaraan mereka di Indonesia.

Sejalan dengan rencana pemerintah Indonesia untuk menciptakan destinasi wisata baru, kerjasama Indonesia dan Belanda untuk pengembangan destinasi pariwisata yang  berkelanjutan dan tangguh dibentuk dengan menggunakan konsep Living Lab.

Konsep Living Lab menggabungkan kekuatan dari lembaga-lembaga pendidikan dan penelitian dari kedua negara bekerja sama dengan komunitas lokal, pengusaha dan pemerintah. Untuk mendukung pengembangan Danau Toba, Living Lab memiliki fokus jangka panjang dengan pembelajaran yang berorientasi pada tindakan, berdasarkan eksperimen yang diambi dari kehidupan nyata.

Sebagai kick-off dari Living Lab, pada minggu ini diselenggarakan workshop di Tuktuk, Danau Toba yang difasilitasi oleh CELTH. CELTH merupakan  kerja sama antara tiga Universitas Ilmu Terapan di Belanda, ,antara lain Universitas Ilmu Terapan Breda, Universitas Ilmu Terapan NHL Stenden dan Universitas Ilmu Terapan HZ. Ketiga universitas tersebut bergabung untuk melakukan penelitian kolaboratif dalam kerja sama yang erat dengan Universitas riset di Belanda yaitu Universitas Wageningen, Universitas Groningen dan Universitas Tilburg.

Pada acara yang diselenggarakan selama dua hari  ini pemangku kepentingan dari kelompok masyarakat, komunitas maupun individu serta pemerintah daerah membahas skenario masa depan untuk Danau Toba sebagai tujuan wisata berkelanjutan. Pada acara workshop ini kebutuhan lokal mengenai pengembangan pengetahuan dan keterampilan diidentifikasi yang selanjutnya akan berfungsi sebagai masukan untuk agenda Living Lab di tahun-tahun mendatang.

Fase awal Living Lab akan dikerjakan dalam tiga tahun dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Konsulat Belanda di Medan, Nuffic Neso Indonesia, IT DEL, CELTH dan mitranya, lembaga universitas, Wise Steps Foundation. Pada acara seminar ini, Ratu Belanda juga menyempatkan untuk berdiskusi dengan mahasiswa program master Imagineering dari Universitas Ilmu Terapan Breda yang ikut terlibat dalam kegiatan Living Lab di Sumatera Utara.

Sumber

Share:
7 Arahan Pemerintah Kabupaten Toba untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Terkait penanganan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Pemkab Toba didampingi oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama seluruh pemangku kepentingan lainnya, hari ini Rabu, 18 Maret 2020 menggelar konferensi pers di depan kantor Bupati Toba.

Melalui konferensi pers ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupeten Toba Audy Murphy Sitorus menyampaikan tujuh poin hasil kesepakatan terkait langkah -langkah konkret yang akan diambil dalam rangka menangani penanganan penyebaran Covid- 19 di Kabupaten Toba.

“Ada beberapa (tujuh) kesepakatan yang sudah diambil sehingga Kabupaten Toba bisa terhindar dari pengaruh Covid- 19. Kebijakan ini akan menambah surat edaran dari Bupati Toba yang sudah terbit sebelumnya dan akan segera disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Toba”, jelas Audy.

Adapun tujuh poin yang dimaksud, pertama yaitu posko utama sementara penanganan Covid-19 berada di tiga titik yaitu Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, RSUD Porsea dan RSU HKBP Balige. Disebut sementara, karena rumah sakit tedekat dari Kabupaten Toba yang menangani kasus Covid-19 hanya ada di Tarutung dan Pematang Siantar.

Kedua, guna penanganan seluruh masalah yang berhubungan dengan Covid-19, telah dibentuk gugus tugas yang diketuai oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toba yaitu dr. Pontas Batubara. Ketiga, seluruh siswa PAUD/ SD/ SMP belajar di rumah sejak 20 Maret sampai dengan 3 April 2020.

Keempat, seluruh tempat hiburan, permainan dan tempat keramaian lainnya disarankan untuk ditutup mulai 20 Maret hingga 3 April 2020. Kelima, pengaturan lebih lanjut untuk tempat ibadah diserahkan pengaturannya sendiri oleh pimpinan tempat ibadah tersebut.

Terkait pengurusan administrasi, masyarakat diminta tidak perlu khawatir. Lewat poin keenam disampaikan bahwa fasilitas kerja pemerintah tetap berfungsi sebagaimana adanya. Terakhir, masyarakat diimbau agar tidak mudah termakan hoaks. Informasi tentang keberadaan dan perkembangan masalah Covid- 19 diimbau untuk dikonfirmasi langsung kepada pemerintah dan/ atau gugus tugas. (RMN)

 

Sumber

Share:
Masih Dinyatakan Zero Pasien Covid-19, Masyarakat Kabupaten Toba Dihimbau Hindari Keramaian

Dari data 11 Orang Dalam Pantauan (ODP) di Kabupaten Toba, kini diinformasikan tinggal 10 orang, setelah satu orang diantaranya berubah status dan dinyatakan negatif Covid-19. Hal ini disampaikan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Toba, dr. Pontas Batubara pada konferensi pers di Posko berlokasi halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Senin (23/3/2020).

Itu artinya penyebaran Virus Covid-19 (Corona) di wilayah Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara sementara masih zero (nol) atau belum ada warga Toba yang terindikasi atau terpapar virus pandemik tersebut. Pontas juga memaparkan penetapan status di Kabupaten Toba,di mana bupati akan mengeluarkan surat dan sekarang sedang proses.

“Status di Toba Samosir adalah siaga bencana bukan tanggap darurat bencana yaitu dimasukkan dalam bencana non alam,” kata Pontas didampingi pejabat yang mewakili Polres Toba Kompol.Efendi Sinaga dan Kodim 0210/TU Kapt. Poltak Pardede, Kadis Kominfo Toba Lalo Simanjuntak, Kasatpol PP J.Broztito,dan tim survelians.

Kondisi ini diharapakan bisa tetap bertahan. Karenanya Ia juga mengimbau warga untuk menghindari keramaian, menjaga kesehatan, mencuci tangan dengan sabun bahkan membagikan masker dan menyemprotkan cairan disinpektan di tempat keramaian dilakukan. Lanjutnya, aparat Polres Toba dan Satpol PP juga akan melakukan monitoring ke berbagai Warnet yang masih beroperasi guna mengimbau jangan memberikan kesempatan para pelajar bermain di Warnet.

Selanjutnya beberapa kegiatan pencegahan Covid-19 lainnya yang akan tetap dilaksanakan yakni penyemprotan disinfektan ke pasar tradisional Laguboti dan sejumlah perkantoran. Pontas juga menginformasikan akan memberikan update informasi kepada pers setiap harinya setiap pukul 13.00 WIB.

Sumber

Share:
Sebelumnya